Skip to main content

Pengenalan Processor Pada PC/Laptop

Pengertian Processor

Processor atau Microprocessor adalah sebuah perangkat keras yang menjadi otak sebuah komputer dan apabila PC tanpa processor maka PC tidak dapat dijalankan. Processor sering juga disebut sebagai pusat pengendali atau otak komputer yang didukung oleh komponen lainnya. Processor merupakan suatu IC yang mengontrol keseluruhan jalannya sebuah sistem komputer dan digunakan sebagai pusat atau otak dari komputer yang berfungsi untuk melakukan perhitungan dan menjalankan tugas.

Letak sebuah Processor adalah pada socket yang telah disediakan di bagian motherboard, Processor dapat diganti dengan processor yang lain asalkan processor tersebut sesuai dengan socket yang ada pada motherboard.

Processor juga memiliki tugas membagi pekerjaan pemrosesan data kepada seluruh komponen komputer, dan ini dilakukan dalam kecepatan yang sangat tinggi. Oleh karena itu processor menjadi sangat panas sehingga biasanya dilengkapi dengan kipas pendingin.

Umumnya pengertian processor ataupun sering disebut otak komputer, secara jelasnya prosesor adalah sebuah IC yang mengontrol keseluruhan jalannya sebuah sistem komputer dan digunakan sebagai pusat atau otak dengan fungsi melakukan perhitungan dan menjalankan tugas.

Intel VS AMD Panduan Memilih Processor Sebelum Beli Laptop - Kliknklik  Official Blog

Berikut ini adalah Daftar Spesifikasi CPU yang umum dipakai :

  1. Frekuensi / Core Speed : Kecepatan frekuensi pada setiap Core pada CPU. frekuensi menentukan seberapa cepat setiap core pada CPU menyelesaikan satu instruksi. Semakin besar frekuensinya, tentunya CPU akan semakin cepat, tapi Suhu dan komsumsi listriknya juga semakin besar. Oleh karena itu, Frekuensi CPU biasanya berkisar antara 3 – 4 GHz.
  2. Core : Banyaknya Inti (Core) pada CPU. Banyaknya core akan menentukan banyaknya Thread yang bisa diselesaikan dalam sekali waktu. Umumnya, Satu core akan menyelesaikan satu Thread. Namun, Prosesor yang memiliki teknologi “HyperThreading”, Satu corenya bisa menyelesaikan 2 Thread dalam sekali waktu.
  3. Thread : Banyaknya Thread yang bisa diselesaikan dalam sekali waktu. Thread adalah kumpulan istruksi atau perintah. Umumnya, Satu core akan menyelesaikan satu Thread. Namun, Prosesor yang memiliki teknologi “HyperThreading, Satu corenya bisa menyelesaikan 2 Thread dalam sekali waktu.
  4. Cache : Banyaknya kapasitas memori internal pada CPU. Cache berfungsi sebagai penyimpanan data yang sering dipakai, sehingga CPU tak perlu repot – repot mengambil data dari RAM. hal ini membuat CPU lebih cepat mengakses data, sehingga kinerja CPU juga semakin cepat. Semakin besar kapasitas Cache, semakin banyak data yang bisa disimpan, sehingga kinerja CPU juga semakin cepat.
  5. Socket : Jenis socket pada motherboard yang cocok untuk CPU yang digunakan. CPU harus dipasangkan dengan Socket yang sesuai. Jika tidak sesuai, maka CPU tidak bisa dipasangkan di Motherboard.
  6. Tipe Memori (RAM) : Tipe memori (RAM) yang didukung oleh CPU ini. sama seperti Socket, CPU harus dipasangkan dengan RAM yang sesuai. Tipe Memori yang beredar saat ini adalah DDR3 dan DDR4.
  7. Memori Channel : Tipe Memori (RAM) channel yang didukung. Saat ini, RAM yang dijual dipasaran berchannel 1, 2, dan 4.
  8. PCI Express Revision : Tipe PCI Express pada motherboard yang didukung. PCI Express yang umumnya ada di motherboard berevisi 2 , 3 , dan sekarang sudah tersedia PCI Express 4.
  9. Max PCI Express Lane : Total maksimum jalur PCI Express yang didukung CPU. PCI Express adalah jalur penghubung antara CPU dengan komponen Periperal seperti Graphic Card, Sound Card, LAN Card, dan lain-lain. Jalur PCI Express yang saat ini ada di Motherboard baru sampe x1 dan x16. Semakin besar Max PCI Express Lane, maka semakin banyak Komponen periperal yang bisa didukung.
  10. TDP ( Thermal Design Power ) : Banyaknya energi panas yang terbuang dari CPU. Semakin besar TDPnya, Semakin panas CPU tersebut.
  11. Fitur : Fitur juga mempengaruhi bagus tidaknya suatu CPU. Anda harus bisa memilih fitur- fitur dari CPU yang kira- kira bisa berguna untuk Anda.

Oke cukup sekian yang bisa admin sampaikan, semoga ilmu nya bermanfaat bagi para pembaca. Ohh iya admin punya rekomendasi kampus nih buat kalian yang ingin melanjutkan pendidikan di bidang IT, yaitu Kampus STT Terpadu Nurul Fikri . Di Kampus ini sedang mengadakan Program Beasiswa 100% dan juga program kuliah 3,5 Tahun. Yuk bagi kalian yang ingin tahu lebih lanjut cek link berikut ya :https://nurulfikri.ac.id/

Comments

Popular posts from this blog

Pengenalan Framework CodeIgniter

Sobat kalian pasti sudah banyak yang tahu, kalau Bahasa Pemrograman PHP punya banyak framework, nah.. diantaranya ada Laravel, CodeIgniter, Symfony, Zend, dll. Diantara banyaknya framework tersebut, pada pembahasan kali ini kita akan membahas salah satu saja yaitu Code Igniter. Mari kita simak... Apa Itu CodeIgniter ? CodeIgniter adalah Framework yang dikembangkan pada Bahasa Pemrograman PHP. CodeIgniter bersifat Open-Source yang banyak digunakan oleh para developer dalam mengembangkan website yang dinamis. Code Igniter mengikuti pola kode MVC, sehingga kamu dapat membagi kode kode menjadi 3 bagian yang diberikan di bawah ini: M (Model) Semua panggilan yang berhubungan dengan Database akan ditentukan di sini, seperti pengambilan data, Insert, Delete dan Update Data. V (View) Sesuai Namanya, View hanya tampilan yang biasa disebut HTML. Semua data terkait dengan View (html) akan ditentukan di sini. C (Controller) Merupakan jembatan antara model dan view. Ketika kamu mencari sesuatu ...

Perbedaan Front End dan Back End Developer

Mungkin Anda baru saja mulai mempelajari bidang pemrograman, atau mungkin Anda sudah seorang menjadi developer web.Beberapa developer web memutuskan untuk mengambil spesialisasi dalam bahasa pemrograman tertentu seperti (Java, Python, PHP, Swift, dll), sementara yang lain mengembangkan keahlian di bidang pengembangan web tertentu, seperti perangkat seluler atau basis data. Perbedaan paling umum untuk developer web adalah pilihan antara bagian front end dan back end developer, dan ketika Anda maju dalam studi Anda, Anda pasti akan sangat sering menemukan istilah-istilah ini. Jadi apa sebenarnya perbedaan antara back end dan front end developer? dan apa yang dapat Anda harapkan dari masing-masing bidang dalam hal keterampilan dan pekerjaan Anda nantinya? Apa itu Front End Developer? Front end developer mengacu pada pengembangan situs bagian depan yang berkaitan dengan pengalaman pengguna dan antarmuka halaman yang berinteraksi langsung dengan pengguna. Front End Developer atau Pengemban...

Pengenalan Wordpress

Pengertian WordPress   Bagi kalangan blogger mungkin sudah tidak asing dengan nama Wordpress. Namun bagi sebagian lainnya mungkin baru saja terjun ke bidang ini, tentu akan bertanya-tanya, apa itu WordPress? WordPress adalah sistem manajemen konten (CMS) yang menaungi lebih dari 35% website di dunia, dan persentase ini masih akan terus meningkat. CMS sendiri merupakan aplikasi berbasis website. Pada dasarnya, WordPress menggunakan PHP dan MySQL yang kompatibel di hampir semua layanan web hosting. Pada umumnya CMS digunakan untuk blogging. Namun, CMS WordPress bisa dimodifikasi menjadi website eCommerce (atau yang biasa kita sebut toko online), website portofolio, koran online, dan lain sebagainya. Bagi yang sering mengerjakan tugas di Microsoft Word, pasti akan sangat familiar dengan halaman editornya. Anda bisa langsung menulis dan mempublikasikan postingan tanpa harus bergumul dengan kerumitan sistem antarmuka. WordPress bersifat open-source dan gratis untuk semua penggunanya....